Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi (Kak Seto) mengatakan, dalam kurikulum baru yang sedang dirancang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim sekolah cukup tiga hari saja. Usulan itu disampaikan Kak Seto bukan tanpa dasar. Sekolah tiga hari itu sudah ia uji coba selama 13 tahun di homeschooling miliknya yang ada di Bintaro, Tangerang Selatan.

Sekolah Kak Seto merupakan lembaga pendidikan paripurna dimana terdapat pilihan program pedidikan yaitu formal, nonformal dan informal pada satu sekolah. Kamis 14 November 2019 kemarin, Sekolah Kak Seto baru saja mengadakan open house dengan bertemakan “Inspiring Class”. Tema ini diangkat sebagai upaya memberikan kesempatan untuk alumni-alumni Homeschooling Kak Seto yang telah sukses dibidangnya membagikan cerita mereka kepada peserta didik dan orang tua yang hadir di acara tersebut. Beberapa alumni yang hadir adalah:

"We do because we care”. Berawal dari kepedulian kami selaku warga Indonesia, kami menginginkan adanya gerakan cinta bumi yang dapat kami lakukan dan lebih nyata bentuknya. Sekolah Kak Seto berkeinginan untuk bisa menggerakkan banyak pihak untuk melakukan sesuatu untuk bumi kita, maka dari itu muncul lah keinginan kami untuk mengadakan Campaign Go Green.

Salam Sejahtera Ayah Bunda!!, Homeschooling Kak Seto dan Kak Seto School akan mengadakan Open House dengan tujuan untuk memperkenalkan kualitas pendidikan yang kami jalankan.